Gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi para remaja. Namun, penggunaan yang tidak bijak dapat membawa dampak negatif bagi mereka. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Gunungkidul menggelar penyuluhan sosial di Balai Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari, pada Rabu tanggal 02/10/2024.
Penyuluhan bertema Migunani Tumraping Liyan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-194 dan Bulan Bakti Karang Taruna. Fokus kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada remaja mengenai dampak negatif penggunaan gadget yang tidak tepat serta cara bijak memanfaatkan teknologi.
Kepala Dinsos-PPPA Kabupaten Gunungkidul, Asti Wijayanti, menyoroti semakin maraknya kasus yang melibatkan remaja, seperti kecanduan judi online dan kekerasan seksual, yang dipicu oleh penggunaan gadget yang tidak pada tempatnya.
Ia menekankan pentingnya kemampuan remaja dalam menyaring informasi yang mereka konsumsi dari internet agar tidak terbawa arus tren yang merusak. Penyuluhan ini juga memberikan panduan tentang cara memanfaatkan gadget untuk hal-hal yang lebih positif, seperti mengembangkan keterampilan dan memperluas wawasan.
Acara ini mendapat sambutan positif dari para peserta, terutama orang tua yang berharap anak-anak mereka bisa lebih memahami cara menggunakan gadget dengan bijak. Penyuluhan sosial ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam mengurangi kasus-kasus sosial di kalangan remaja di Kabupaten Gunungkidul.
Melalui kegiatan ini, Dinsos-PPPA berharap dapat menumbuhkan kesadaran pada remaja dan orang tua mengenai pentingnya edukasi dan pengawasan dalam penggunaan teknologi. Tujuan utamanya adalah menciptakan generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya secara positif dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.